Hi
guys, kali ini saya mau menulis tentang apa sih Peran Profesi Farmasi? selama
ini teman-teman pasti pernah dengar kata farmasi kan? Nah bagi yang belum
pernah dengar it's okelah tenang saja kita sama-sama belajar kok. Nah sebelumnya, baiklah mengetahui terlebih dahulu apa itu profesi farmasi?
Profesi farmasi merupakan sebuah profesi seni dan ilmu penyediaan bahan obat dari sumber alam atau sintetik yang sesuai, untuk disalurkan dan digunakan pada pengobatan dan pencegahan penyakit
Farmasi mencakup beberapa pengetahuan mengenai:
- Identifikasi
- Pemilahan (selection)
- Aksi farmaklogis
- Pengawetan
- Penggabungan
- Analisis
- Pembakuan bahan obat (drugs) dan sediaan obat (medicine)
- Pengetahuan farmasi juga mencakupi penyaluran dan penggunaan obat yang sesuai dan aman, baik melalui resep (prescription) dokter berizin, dokter gigi, dokter hewan, dan maupun melalui cara lain yang sah, contohnya: menyalurkan atau menjual langsung kepada pemakai atau pasien.
Nah guys, berikut ini adalah "Peran Profesi Farmasi"
Peranan Farmasi Sebagai Sains
👦Farmasi tergolong seni teknis (technical arts) apabila ditinjau dari segi pelayanan dalam penggunaan obat (medicine)
👧Dilain pihak, farmasi dapat digolongkan pula dalam ilmu-ilmu pengetahuan alam (natural science)
Peran Farmasi Sebagai Profesi
👮Disamping sebagai ilmu sains, farmasi juga berperan dalam pelayanan obat secara profesional
👯Tidak semua pekerjaan atau keahlian dapat dikategorikan sebagai profesi
Farmasi Komunitas (community pharmacist)
- Seorang farmasis di apotik langsung berhadapan dengan masyarakat sehingga fungsi tersebut dikelompokkan dalam farmasi masyarakat
- Fungsi farmasi masyarakat di apotik merupakan kombinasi seorang profesional dan wiraswastawan
- Dengan dikeluarkannya peraturan pemerintah no. 25/80 tentang apotik bahwa apotik adalah tempat pengabdian seorang profesi apoteker
- Makin besar harapan yang diberikan pemerintah kepada para farmasis, baik dari segi tenaga farmasi, maupun dari kemampuan profesionalnya
Farmasi Rumah Sakit (Hospital Pharmacy)
- Seorang farmasis di rumah sakit juga berhadapan dengan masyarakat dengan memberikan Konseling, Informasi, dan Edukasi (KIE) mengenai obat
Pedagang Besar Farmasi (PBF)
- Mata rantai sebagai perantara industri farmasi dan masyarakat dalam hal penyaluran obat adalah Pedagang Besar Farmasi (PBF)
- Jika di luar negeri PBF memiliki tenaga farmasis
- PBF sangat berperan sebagai sumber penyalur obat dari berbagai industri farmasi yang secara cepat dapat melayani kebutuhan
- Farmasis komunitas (apoteker) untuk secara cepat pula melayani kebutuhan penderita atau pasien akan obat
- PBF juga mengurangi beban finansial apoteker dalam hal menyimpan stok obat dalam jumlah besar dan menjembatani kerumitan negosiasi dengan ratusan industri farmasi sebagai produsen obat
Peran Profesi Farmasi Dalam Industri Farmasi
- Terlibat dalam fungsi pemasaran produk, riset dan pengembangan produk, pengendalian kualitas, produksi dan administrasi, atau manajemen
- Fungsi perwakilan pelayanan medis (medical service representative) atau "detailmen" yang bertugas dan langsung berhubungan dengan dokter dan apoteker untuk memperkenalkan produk yang dihasilkan oleh industri farmasi
- Paling ideal jika fungsi itu dipegang seorang farmasis karena latar belakang pengetahuannya
- Peningkatan karir jabatan ini dapat mencapai tingkat suprvisor dalam pemasarkan produk, dan direktur pemsaran produk dalam organisasi industri farmasi
- Pada unit produksi dan pengendalian kualitas (quality control) industri dipersyaratkan seorang apoteker
- Bidang riset dan pengembangan (R&D: Research and Development) biasanya diperlukan lulusan pendidikan pasca sarjana meskipun bukan merupakan persyaratan.
Peran Profesi Farmasi dalam Instansi Pemerintah
- Departemen kesehatan adalah instansi pemerintah yang paling banyak menyerap tenaga farmasis, terutama Badan POM dan jajaran pusat pemeriksaan obat (PPOM) dan Balai Pemeriksaan Obat dan Makanan (Balai POM) di daerah
- Demikian juga dalam Bidang Pengendalian Farmasi dan Makanan pada setiap kantor wilayah Dep. Kes dan jajaran Dinas Kesehatan sampai ke daerah tingkat II dan gudang farmasi
- Fungsi utama farmasis pada instansi pemerintah adalah administratif, pemeriksaan, bimbingan, dan pengendalian
- Departemen pendidikan dan kebudayaan merekrut farmasis untuk jabatan dosen di perguruan tinggi. Sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi, maka fungsi seorang farmasis ialah dalam bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Peran Profesi Farmasi Sebagai Wartawan Farmasi
(Pharmaceutical Jurnalism)
- Profesi ini telah berkembang di luar negeri bagi farmasis yang memperoleh latihan khusus dalam kewartawanan dan mempunyai bakat menulis dan mengedit
- Pekerjaan ini diperlukan oleh instansi pemerintah atau industri farmasi untuk publikasi, menulis, atau mengedit tulisan yang berlatar kefarmasian
Manajemen Perusahaan
- Instansi swasta banyak memerlukan tenaga ahli berlatar belakang kefarmasian dengan berkembangnya organisasi pelayanan kesehatan kepada masyarakat
- Diperlukan pendidikan tambahan misalnya: Magister Manajemen (MBA= Master of Business Administration)
Demikian tulisan mengenai "Peran Profesi Farmasi" semoga dapat membantu memberikan informasi dan pengetahuan dalam dunia farmasi, terimakasih kunjungannya ke blogku, bye,..






0 comments:
Post a Comment